Makna Logo Jaga Lembur Sauyunan Polda Jawa Barat
Reporter: Administrator | Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB
DAMAR NEWS
BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menyatakan bahwa Polda Jabar resmi memperkenalkan logo Jaga Lembur Sauyunan sebagai identitas program penguatan keamanan berbasis komunitas (Comunity policing) di wilayah Jawa Barat.
"Logo ini dirancang dengan mengusung nilai budaya sunda, profesionalisme Polri serta komitmen pelayanan keamanan berbasis kemitraan bersama masyarakat." ujar Kombes Hendra, Rabu (26/11/2025).
Logo ini disusun dengan sejumlah unsur yang memiliki filosofi mendalam diantaranya :
1. Bentuk Perisai Bentuk dasar logo menyerupai perisai, melambangkan perlindungan dan ketangguhan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat Jawa Barat. Perisai juga menjadi simbol siap siaga menghadapi segala ancaman.
2. Angka “24/7” Angka ini bermakna siaga penuh selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Menunjukkan bahwa personel Polda Jawa Barat selalu hadir kapan pun masyarakat membutuhkan, tanpa mengenal waktu. Warna Hijau (2): Melambangkan ketenangan, harapan, dan kedamaian yang diupayakan melalui kehadiran polisi di tengah masyarakat. Warna Kuning (4): Simbol energi, semangat, dan loyalitas dalam menjalankan tugas. Warna Biru (7): Mewakili profesionalisme, kepercayaan, dan integritas aparat kepolisian.
3. Lambang Roda Bergigi Roda melambangkan kerja sama dan sinergi antar satuan, juga menggambarkan pergerakan yang terus berputar tanpa henti, menandakan kesiapsiagaan berkelanjutan dalam menjaga keamanan.
4. Tulisan “SAUYUNAN” Kata “Sauyunan” berasal dari bahasa Sunda yang berarti gotong royong atau kebersamaan. Ini mencerminkan semangat solidaritas dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
5. Tulisan “JAGA LEMBUR” dan Kepala Macan Hitam “Jaga Lembur” berarti menjaga kampung atau desa, menggambarkan kedekatan polisi dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Macan Hitam adalah simbol khas Jawa Barat yang melambangkan keberanian, kekuatan, dan ketegasan dalam menjaga wilayahnya. Macan dengan mulut terbuka menunjukkan kesiapan bertindak cepat terhadap segala ancaman keamanan.
6. Kujang di Sisi Kanan dan Kiri Kujang adalah senjata tradisional khas Sunda, simbol kehormatan, keberanian, dan identitas budaya Jawa Barat. Kehadirannya menegaskan bahwa Polda Jabar berakar kuat pada nilai-nilai lokal sambil menjaga keamanan secara modern.
7. Warna Merah dan Kuning pada Pita Merah: Keberanian, semangat juang, dan pengorbanan. Kuning: Kejayaan, keadilan, serta niat baik dalam pengabdian kepada masyarakat.
"Makna Keseluruhan Logo ini mencerminkan semangat Polda Jawa Barat yang siap siaga 24 jam, bekerja secara bersama (sauyunan) dengan masyarakat untuk menjaga keamanan kampung dan daerahnya (jaga lembur) dengan semangat keberanian, profesionalisme, dan nilai-nilai budaya Sunda" tutur Kabid Humas.
Polda Jabar berharap program "Jaga Lembur Sauyunan" semakin mudah dikenali, diterima dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Program.ini diharapkan dapat memperkuat peran Polri bersama masyarakat dalam mencegah potensi kerawanan , meningkatkan kepekaan lingkungan serta mempererat hubungan komunikasi antara aparat keamanan dan warga.
(Ended)
Bagikan melalui:
Berita Lainnya
- Polda Jabar Matangkan Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2026, Kapolda: Operasi Pelayanan Negara untuk Masyarakat
- Mudik Lebaran 2026, Polda Jabar Siapkan Hotline Khusus untuk Bantu Pemudik
- Polisi Ungkap Kasus Peredaran Uang Palsu Jelang Lebaran, Barang Bukti Ditaksir Rp12 Miliar
- Polisi Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis, Dijaga 24 Jam
- Kapolda Jabar Tinjau Rest Area Tol Cipali di Subang, Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Aman dan Lancar
