Sally Febian (Sekretaris KB FKPPI Jawa Barat) Memaparkan Sinergitas TNI dengan KBT dalam Komunikasi Sosial TNI Kodam III/Siliwangi

Reporter: Minda Kusumah | Kamis, 10 Juni 2021 | 15:39 WIB

DAMARNEWS.COM

KOTA BANDUNG, - Kamis (10/06/2021), Menggelar Kegiatan Komsos Kodam III/Siliwangi yang bertempat di Aula Citra Bakti Kodim 0618 BS Kota Bandung di Jalan Bangka No 5 Bandung.

Komunikasi sosial (Komsos) sebagai kemampuan Prajurit TNI dalam berkomunikasi dengan komponen masyarakat dan aparat pemerintah terkait lainnya guna terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan yang memungkinkan timbulnya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi pada kepentingan bidang pertahanan Negara.

Sally Febian memaparkan mengenai pentingnya sinergitas TNI dengan KBT karena TNI sebagai orangtua dan KBT sebagai anaknya harus saling mengayomi di semua bidang kehidupan Negara, KBT tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana dengan wujud karya nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Adapun bentuk sinergitas tersebut meliputi aspek kesehatan yang membantu pemerintah melakukan penanganan Covid-19, aspek bela negara untuk menumbuhkan kesadaran akan bela negara KBT untuk mendukung tugas pokok TNI khususnya dalam rangka mitigasi bencana alam dan aspek psikologi mengenai perilaku individu dalam menghadapi perubahan.

Sally mengharapkan ada hasil dari sinergitas yang didapatkan potensi nasional guna bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Berbagai upaya untuk mengatasi ancaman di bidang ideologi dan politik meliputi penguatan ideologi Pancasila yang merupakan falsafah hidup negara Indonesia dan penguatan konsep Bhinneka Tunggal Ika agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga.

Ancaman di bidang ekonomi yaitu globalisasi ekonomi diatasi dengan sistem ekonomi kerakyatan yaitu suatu struktur dan proses ekonomi yang demokratis dan berkeadilan yang mendorong keikutsertaan rakyat banyak sebagai pemilik modal dan pengendali jalannya roda perekonomian.

Ancaman di bidang sosial budaya dapat diatasi dengan cara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimbangi dengan penguatan iman dan taqwa, penguatan tentang budaya dan wawasan nusantara melalui pendidikan formal, meningkatkan rasa nasionalisme dan Bhinneka Tunggal Ika serta melakukan penyaringan budaya dengan menggunakan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Dalam bidang pertahanan dan keamanan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2019 bahwa sistem pertahanan bersifat semesta yang melibatkan seluruh sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah untuk menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.

Paparan Sally diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk menggali kemampuan yang dimiliki oleh KBT untuk mencari jalan keluar dalam mengatasi segala gangguan dan hambatan di lingkungan masyarakat.

( Minda Kusumah )

Bagikan melalui: