Gunakan Pupuk Bios 44, Dansektor 22 Lakukan Panen Jagung di Wilayah Sub 18 Lokasi Ketahanan Pangan

Reporter: Administrator | Sabtu, 19 Juni 2021 | 19:28 WIB

DAMARNEWS.COM

KAB. BANDUNG, - Dansektor 22 Citarum Harum, Kol. Inf. Eppy Gustiawan, melakukan panen jagung dari hasil penggunaan Bios 44 di wilayah Sub 18 yang bertempat di lokasi ketahanan pangan Desa Cimekar Manglayang Kab. Bandung. Sabtu (19/6/2021).

Menurut Dansektor, Pupuk Bios 44 cukup epektif untuk di gunakan pertanian, peternakan ikan, karena hasil nya tanaman bisa lebih cepat serta biji jagung nya lebih banyak, hal ini tentu sangat cocok untuk ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Pengembangan Bios 44 sangat cocok untuk ketahanan pangan, jadi dengan pupuk Bios 44 ini kita bisa mengembangkan pertanian dengan memanfaatkan lahan yang ada". Ujarnya.

Dansektor mengatakan, Di saat pandemi sekarang ini masyarakat bisa bercocok tanam,di lahan yang kosong agar bisa menjadi lokasi ketahanan pangan secara mandiri, dengan menggunakan pupuk bios 44 agar hasil nya bisa lebih cepat.

"Dampak Covid-19 saat ini membuat perekonomian masyarakat terganggu. Namun dengan adanya ketahanan pangan, bisa membantunya. Maka kami dari Jajaran kodam III Siliwangi mengembangkan Bios 44 salahsatu upaya meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat". Kata Dansektor.

Dansektor berharap, dengan adanya lokasi Ketahanan pangan ini, sebagai sarana untuk tempat mengedukasi warga masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini, khususnya dalam hal pertanian.

Dilokasi ini, Lanjut Dansektor terdapat tanaman musiman seperti terong, kacang panjang, cabe dan timun termasuk yang dibutuhkan sekarang ini tanaman jahe. Selain itu, ada juga tanaman keras dan produktif, seperti mangga, durian, rambutan, jeruk , lengkeng dan lainnya.

"Semoga dengan adanya tanaman ini, dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun tumbuh besar dan hasilnya dapat dirasakan oleh warga sekitar seperti hasil panen jagung saat ini. Untuk itu, kita pelihara alam ini dengan cara menjaganya. Kita jaga alam, maka alam jaga kita". Pungkasnya.

Rohendi

Bagikan melalui: