Kondisi Tidak Terurus, Satgas Citarum Sektor 22 Sub 13 Bersihkan Anak Sungai Citepus

Reporter: Administrator | Selasa, 13 Juli 2021 | 15:06 WIB

DAMARNEWS.COM

BANDUNG, - Bersihkan anak Sungai Citepus, Satgas Citarum Harum sektor 22 sub 13 dipimpin oleh Sertu Dwi Bhakti di wilayah Rw 05 kelurahan Cibaduyut Kidul Kecamatan Bojongloa Kidul, Selasa (13/07/2021).

Seperti biasanya bahwa kondisi sungai di wilayah pesawahan di Kota Bandung merupakan kondisi sungai yang tidak terurus.

Seperti keadaan anak Sungai Citepus ini terlihat jelas bahwa kondisinya sangat memprihatinkan, selain ditumbuhi rumput liar yang subur juga terbengkalai tidak terkondisikan.

Menurut pantauan media bahwa kondisi ini sudah umum di Kota Bandung, bahwa semua keadaan sungai di Kota Bandung lepas kendali pengawasan pemerintah, mereka mengandalkan satgas citarum harum.

"Kalo kita sebatas tugas saja pak, apa pun itu kita mendapat perintah komandan untuk menjaga dan memelihara kebersihan sungai," kata Sertu Dwi Bhakti.

Pembersihan sungai merupakan salah satu pemeliharaan sungai menuju konservasi supaya semua sungai yang ada bisa terkondisikan rapih terutama pada Daerah Aliran Sungai nya.

Satgas citarum harum bertugas untuk menertibkan dan mengondisikan aliran sungai menjadi bersih dan sehat dengan tujuan supaya sungai bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak sesuai dengan kondratik sungai tersebut.

"Kami membina pula pada pasukan gober di kewilayahan, supaya mereka terbiasa mengendalikan kondisi sungai jika kita pasukan TNI tuntas bertugas kadi Satgas," imbuh Dwi.

Penerapan disiplin bersih dan tata kondisi sungai oleh satgas citarum harum kepada kewilayahan terus menggembleng dengan rapih ala disiplin TNI. Namun hanya sebatas eksekusi di lapangan.

Satgas terus berupaya, karakteristik pada penegak disiplin kebersihan sungai bisa tercipta. Terutama bagi aparat kewilayahan supaya kondisi sungai terus membaik pada kebersihan dan kesehatan sungainya.

"Setiap hari kami melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat seperti hari ini kami melakukan sosialisasi tentang tujuan program citarum harum," tutup Dwi.

Rohendi

Bagikan melalui: